Tuesday, November 15, 2016

Pengalaman Pribadi Mengenai Sikap “Menghargai Orang lain (Toleransi)”

Sikap menghargai orang lain (Toleransi) boleh di bilang pasti sering di lakukan setiap orang apalagi di negara kita yaitu Republik Indonesia yang mempunyai berbagai macam suku bangsa, bahasa, ras, bahkan agama.

            Pengalaman saya mengenai hal ini ada di lingkungan sekarang yang sedang saya jalani yaitu di perkuliahan. Bahkan dari sebelum perkuliahan pun sebenarnya sudah bias dibilang banyak menemui orang yang berbeda dari mulai ras, Bahasa, agama dan suku. Sejauh ini yang saya lihat dari kacamata orang awam mengenai perbedaan atau sikap toleransi adalah memberikan kesempatan yang sama pada setiap orang.

            Lalu bagaimana cara kita memberikan kesempatan yang sama pada setiap orang?, Contohnya disini di bidang perkuliahan atau sekolah bias di bilang di bidang pendidikan kita memberikan kesempatan pada orang untuk berbicara tidak peduli dia dari agama mana, rasa apa, warna kulitnya apa ataupun perbedaan lainnya. Di satu  sisi tidak semua orang bisa bertoleransi masi banyak apalagi di beberapa negara ataupun daerah banyak yang masih tidak menghargai  orang lain. Toleransipun seharusnya bisa dilakukan oleh semua orang dari mulai tua muda, laki-laki perempuan, kaya miskin, dll

            Hidup dengan cara saling menghargai orang lain adalah cara hidup yang bisa mengubah dunia menjadi dunia yang indah karena kita bisa melihat orang  yang saling menghargai tanpa memberatkan egonya masing-masing. Kita ambil contoh di kampus mungkin tidak semua orang bisa menghargai pendapat orang lain, padahal apabila kita bisa mengambil kesimpulan dari kritik ataupun saran dari oranglain maka kita bisa menjadi orang yang maju masukan yang baik buang yang tidak baik.

            Karena kita tidak bisa melihat diri kita sendiri orang lain yang dapat melihat kita, orang lain pun yang dapat melihat kita, maka dari itu tidak ada salahnya mendengarkan kritikan orang lain ataupun saran dari orang lain, apalagi saran itu untuk membangun dan menjadikan kita lebih baik itu sangat disarankan untuk di ikuti.

            Di negara kita pun itu di ajarkan untuk saling bertoleransi seperti halnya semboyan negara kita yaitu Bhineka Tunggal Ika yang artinya walaupun berbeda tetapi tetap satu, dikata-kata itu sebenarnya sudah tersirat bahwasanya kita di suruh atau di paksakan untuk saling bertoleransi sesama manusia, karena menurut saya yang dari kacamata orang awam berdirinya negara ini adalah karena adanya perbedaan yang bisa saling berpegangan untuk memperkuat kedaulatan negara tercinta kita ini.

            Dari kecilpun kita sudah di ajarkan untuk saling menghormati menurut pengalaman saya justru semakin dewasa orang banyak yang masi membesarkan egonya di bandingkan untuk bertoleransi, banyak faktor yang mempengaruhi orang untuk berlaku bertoleransi. Bahkan banyak kasus kecil yang bisa kita lihat di kehidupan sehari hari. Karena toleransi atau menghargai orang lain tidak hanya ada di kampus ataupun tempat yang banyak orang untuk menuntut ilmu, bagi saya toleransi itu ada dimana mana termasuk di jalan. Dewasa ini banyak orang yang tidak mentolerir oranglain contoh apabila orang bisa menghargai oranglain mungkin kemacetan yang terjadi akan bisa berkurang karena dari yang saya lihat kadang banyak orang yang menyerobot antrian ataupun kemacetan yang mengakibatkan kerugian pada 2 pihak.

            Jadi seharusnya sebagai warga negara yang mengerti akan arti dari Bhineka Tunggal Ika kita seharusnya bisa hidup berdampingan walaupun berbeda dan bisa juga memberikan kesempatan yang sama pada setiap orang karena setiap orang mempunyai hak dan kewajibannya masing, tetapi apabila kita bisa hidup secara berdampingan maka hidup kita akan menjadi lebih indah.


            Dengan begitu akan banyak masyarakat yang bisa mengerti akan keindahannya kebersamaan di dalam pebedaan.

No comments:

Post a Comment